Gerakanmahasiswa.com – Terkait isu maladministrasi Formula E, membuat lengser dari jabatannya sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta yakni Anies Baswedan harus memenuhi panggilan ke KPK.

Panggilan dari KPK tersebut mendapat mendapat kritikan dari pengamat politik yaitu Rocky Gerung. Ia mengatakan justru ini kesempatan Anies untuk membangun kredibilitas, sebut saja semacam LSM.

Itu kan lembaga saja, karena Anies telah melembaga d! benak publik sebagai Capres. Begitu Anies mengucap lembaga barunya, itu elektabilitas akan naik lagi. Karena orang anggap Anies serius,” kata Rocky Gerung seperti d!kutip dari Youtube Channelnya, Rocky Gerung Official.

Dan Anies justru lebih bebas karena lepas dari beban birokrasi DKI jadi dia bisa kemana-mana, keliling Indonesia,” tambahnya.

Rocky berpendapat, semua orang yang menganggap bahwa KPK itu tebang pilih, pasti akan gampang berbalik mendukung Anies. Kecuali KPK dengan lantang mengatakan bahwa Anies memang ada masalah dalam pemerintahannya. Baru KPK bisa d!sebut berdiri dalam imparsialitas atau justice for all.

Tapi kalau cuman Anies yang d!panggil setiap minggu nanti apalagi setelah dia lengser. Yasudah, publik akan berbalik ngepung KPK dan Anies tiap hari akan pidato d! situ (gedung KPK),” ungkapnya.

Mantan dosen UI itu juga mengatakan konsep tokoh yang d!zalimi itu akan dapat perlindungan moral dari publik

Dan masyarakat Indonesia punya moral itu. Soalnya ini adalah pertandingan politik etis,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *