Gerakanmahasiswa.comJambi, Sejumlah tokoh menyoroti kinerja kepolisian dalam pengungkapan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.
Versi polisi, Brigadir J tewas akibat terkena tembakan Bharada E dalam tragedi baku tembak pada Jumat (8/7) sore.

Meski telah menemui sejumlah titik terang, kasus penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan Bharada E belum kunjung terungkap. Terakhir, dilakukan autopsi ulang yang diharapkan menjadi bukti kuat dalam pengungkapan kasus tersebut ramai menjadi perbincangan publik.

Kasus adu tembak yang melibatkan dua anggota kepolisian yakni Brigadir J dan Bharada E banyak mendapat komentar maupun tanggapan dari berbagai pihak salah satu dari aktivis muda jambi Hengki Tornado, ia mengatakan bahwa kejadian ini merupakan catatan suram juga bagi kepolisian apalagi melibatkan aparat kepolisian langsung, maka kasus ini harus segera terungkap ke publik secara terang benderang, supaya kredibilitas kepolisian tetap terjaga.

“ saya sangat menyayangkan adanya kejadian penembakan apalagi melibatkan dua aparat aktif kepolisian, seyogyanya mereka harus bisa menjadi contoh dan pelindung ditengah masyarakat, dengan kejadian ini pasti memiliki penilaian yang lain dari masyarakat. Kata hengki Ketua PKC PMII Provinsi jambi
Selanjutnya Megister Ilmu hukum ini, mendorong kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkapkan penyebab terjadinya kejadian ini, dan memproses hukum semua yang terlibat.

Saya meminta dan mendorong kepolisian untuk harus segera mengungkap penyebab kejadian ini, dan diselesaikan secara aturan hukum, apapun itu yang menjadi motif penyebabnya, semua yang terlibat untuk diproses secara hukum “ ujar Hengki. (sat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *